Mengenal 5 Area di Kurikulum Montessori

Halo Parents! Untuk Parents yang baru pertama kali mengunjungi blog ini, saya ucapkan selamat datang. Sebelum melanjutkan, ada baiknya Parents bisa mengunjungi laman ini dulu yaa untuk mendapatkan pemahaman awal tentang apa itu Montessori. Lalu bisa dilanjutkan ke laman ini tentang kurikulum Montessori.

Pada laman tersebut, saya juga menjelaskan kalau kurikulum Montessori dibagi ke dalam lima area: area keterampilan hidup, area sensorial, area bahasa, area matematika, dan area budaya. Terkait hal tersebut, saya akan bahas secara umum masing-masing area.

Tentang Area Montessori

Dalam kurikulum Montessori, ruang kelas belajar anak dibagi menjadi beberapa wilayah khusus yang masing-masing memiliki tema pembelajaran tertentu. Wilayah tertentu inilah yang disebut dengan Area Montessori atau area belajar anak.

Area Montessori yang dibagi menjadi lima tema pembelajaran ini memiliki kesamaan yang identik, yaitu ruangan yang minimalis dengan material kayu berwarna menenangkan. Setiap material yang ada disusun secara terstruktur dan sistematis. Selain itu, Montessori memerhatikan hingga detail terkecil sehingga material disusun dari yang paling mudah hingga ke yang paling sulit.

Tujuan dari area ini adalah menumbuhkan rasa ingin tahu dan minat belajar anak. Keseluruhan ruang kelas Montessori dirancang untuk menumbuhkan kemandirian dan konsentrasi anak. Melalui material yang sudah teruji oleh Dr. Montessori, anak bisa belajar berbagai hal mulai dari keterampilan hidup sehari-hari hingga pelajaran rumit seperti matematika dan sejarah.

Nah kalau butuh penjelasan lebih dalam tentang 5 Area Montessori. Parents bisa klik menu di bawah ini yaa.