Area Budaya Montessori: Sejarah

Meski terdengar berat, percayalah Parents belajar sejarah dalam konteks Montessori bisa menyenangkan. Tidak seperti saat kita belajar di sekolah yang menghafal kejadian di tahun-tahun tertentu, kalau konteks sejarah di sini sama sekali berbeda.

Tujuan Belajar Sejarah

Kita mulai dari tujuannya dulu ya. Tujuan mengenalkan sejarah kepada anak usia dini adalah untuk memberi pengalaman dan gambaran awal tentang waktu, pemahaman tentang apa yang terjadi di masa lalu dan masa mendatang.

Tidak banyak menceritakan kisah spesifik kejayaan di masa lampau, sejarah dalam kelas Montessori disajikan dalam aktivitas konkret untuk mengembangkan pemahaman anak tentang waktu serta tentang alam semesta dan peran manusia di dalamnya.

Untuk itu, anak usia dini di Area Budaya tentang Sejarah akan dikenalkan dengan penyebutan waktu pada jam dengan material jam kayu yang jarumnya dapat digerakkan. Anak juga dikenalkan dengan berbagai jenis alat pengukur waktu, misalnya jam pasir, timer dapur, dan jam digital.

Permainan Ulang Tahun

Kemudian, untuk memahami perjalanan dari masa lalu hingga masa kini, Montessori memiliki Permainan Ulang Tahun yang dilakukan setiap tahunnya saat perayaan ulang tahun anak. Permainan ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada anak tentang berlalunya satu tahun dan membantu anak memahami usianya.

Dalam Permainan Ulang Tahun, Direktris/Orang Tua perlu menyiapkan dokumen cetakan timeline kehidupan anak sejak ia lahir hingga usianya sekarang. Timeline ini berisi foto anak di setiap tahunnya dan deskripsi kejadian yang berkesan dan bisa ditonjolkan di setiap tahun. Contoh di usia 1 tahun anak sudah bisa berjalan. Di usia 2 tahun anak mengalami sakit yang cukup lama, dan seterusnya.

Permainan ini perlu dilengkapi juga dengan kain lingkaran kuning sebagai representasi dari matahari. Anak akan membawa globe atau bola dunia dan kemudian ia berjalan lambat mengelilingi kain kuning sebagaimana bumi yang berotasi mengelilingi matahari sambil dibacakan kisah hidup dari timeline kehidupan. Jika sudah mengitari matahari selama 12 bulan, anak akan berhenti dan direktris membacakan timeline anak di tahun berikutnya.

Kegiatan Mengenal Sejarah Lainnya

Selain Permainan Ulang Tahun, Montessori juga memiliki beberapa kegiatan lain untuk mengenalkan konsep sejarah kepada anak. Di antaranya mengidentifikasi usia anggota keluarga dengan menggunakan golden beads yang ada di area matematika.

Untuk sejarah kehidupan di dunia secara umum, terdapat kegiatan Lini Masa Prasejarah yang terdiri dari kain planel panjang berwarna-warni. Setiap warnanya merepresentasikan era kehidupan sejak zaman Azoikum hingga Paleolitikum. Anak-anak juga akan meletakkan artefak yang menjadi ciri khas dari masing-masing zaman.